Monday, March 21, 2016

Cara Install Windows 10 dengan Mudah

Pakdhe Bayu | Pada kesempatan kali ini, saya akan sedikit bercerita bagaimana sih cara install windows 10 ? Baru saja Windows 10 Final dirilis, semua sudah sangat penasaran dan tertarik untuk mencobanya. Gampang banget bagi kamu yang ingin mencoba windows saja, kamu tinggal download windows 10 lalu tinggal melakukan install ulang. Saya lebih menyarankan kamu melakukan install ulang fresh dari awal dibanding upgrade agar proses instalasi bisa lebih sempurna ketimbang upgrade. Disini, saya akan mencoba sharing cara install windows 10 dari 0 melalui media Flashdisk ataupun DVD dimulai dari proses setting BIOS.

Belum Punya Windows 10 ?? Download disini…

NB : Perlu kamu pastikan, segala kesalahan dalam proses instalasi bukan tanggung jawab kami. Silahkan baca kembali baik-baik tutorial ini. Jika kamu sudah mengikuti langkah-langkah ini dengan benar, pastinya data-data kamu akan selamat. Terima Kasih.

Berikut adalah tutorial cara install windows 10 :

1. PENTING ! Pertama-tama, pelajari dahulu sistem partisi windows kamu sebelumnya. Secara umum, sebuah laptop/PC memiliki 2 partisi hardisk yang biasa orang sebut Drive C dan Drive D. Tahu perbedaannya? Drive C biasanya merupakan partisi system dan Drive D merupakan drive data. Namun, kebanyakan orang selalu salah mengartikan drive C dan selalu meletakkan data disitu. Yang harus kamu lakukan pertama kali sebelum install windows 10 adalah, PASTIKAN DATA KAMU AMAN. Segeralah backup seluruh data kamu mulai dari Desktop, My Documents, dll. Pindahkan ke Drive D semuanya tanpa kecuali. Untuk folder Program Files disarankan tidak perlu di backup semuanya, akan lebih baik jika nantinya kamu menginstallnya menggunakan master installer setelah windows 10 selesai diinstall.

2. Jika semuanya sudah dilakukan, silahkan buat bootable windows. Bootable windows disini berarti sobat harus membuat installer windows 10 ke dalam sebuah media. Media tersebut boleh berupa Flashdisk maupun DVD. Bagaimana caranya? Pertama-tama, siapkan dahulu drivenya. Untuk flashdisk usahakan 4GB keatas dan untuk burning usahakan ke DVD (4.7GB) . Jangan ke CD !! Karena sizenya hanya 700MB. Disini saya akan mempraktekkannya dengan menggunakan Flashdisk.
3. Colok Flashdisk kamu ke PC/laptop lalu jalankan software Rufus. Download rufus disini.
4. Pilih drive flashdisk kamu lalu select juga file ISO Windows 10 yang telah didownload disini.

5. Pilih menu start dan tunggu hingga selesai. Jika sudah, close rufusnya dan jangan dicabut flashdisknya.

6. Silahkan restart PC kamu lalu jika sudah memulai start, tekan hotkey untuk masuk ke dalam sistem BIOS. Hotkey tersebut bisa kamu perhatikan di bagian pojok kanan bawah PC kamu. Apakah bios itu? Secara kasar bisa disimpulkan bahwa BIOS itu sejenis pengaturan awal sebelum kamu melakukan booting ke PC.  Secara default, hotkey untuk memasuki BIOS ada bermacam-macam mulai dari F2 , F4, F10, F8, F12 dan DEL tergantung dari merk PC masing-masing. Usahakan agak cepetan nekannya agar proses ini tidak terlewatkan. Jika terlambat, silahkan ulang restart kembali. Untuk proses ini pastikan flashdisk kamu dalam keadaan tercolok.

7. Selanjutnya, jika sudah berhasil memasuki BIOS pasti kamu akan menjumpai tampilan yang berwarna biru-biru. Lalu, masuk ke tab Boot dan cari boot options/boot order. Setting boot order kamu agar pilihan Removeable Disk (jika tidak ada, cari saja nama merk flashdisk kamu contoh : Kingston atau yang lain) kamu bisa berada paling atas. Disusul oleh Harddisk/HardDrive (jika tidak ada cari yang ada embel-embel HDD atau merk harddisk kamu contoh : Hitachi) dipilihan kedua.
8. Jika sudah tersusun seperti itu, lakukan save and exit dengan tombol F4 atau F10 (tergantung dari merk BIOSnya) silahkan baca aturan key-nya disebelah pojok kanan bawah.

9. Setelah proses save selesai, maka PC kamu akan kembali restart. Namun, yang akan kamu jumpai setelah ini adalah logo installer Windows 10. Hmm, sudah mulai nih proses seriusnya hehe.

10. Sampai disini, pilih bahasa yang mau kamu gunakan. Selebihnya biarkan saja. Lalu klik install now.

11. Nah sekarang kamu akan dihadapkan dengan inputan serial. JANGAN PANIK !! Kamu nggak perlu cari cari serial lagi. Cukup di skip saja hehe. Harus jeli dong nyari tulisan skipnya :p

12. Selanjutnya ada 2 pilihan instalasi. Pilih saja costum. Daan, kamu akan menuju pengaturan partisi. Untuk sesi ini harap diperhatikan baik-baik. Kamu akan menjumpai partisi-partisi apa saja yang akan ada di PC kamu. Sekarang, select drive C kamu. JANGAN SAMPAI SALAH atau data-data kamu yang di partisi D pun juga akan lenyap. Dalam screenshot saya dibawah ini, kebetulan size drive C saya adalah 20GB. Maka, itulah yang akan saya format. Pilih menu format lalu yes. Tunggu sebentar, kemudian pastikan drive yang sedang terselect / dipilih adalah drive C tadi. Lalu silahkan klik next untuk melanjutkan, jangan sampai salah.

13. Proses instalasi sedang berlangsung. Proses ini akan memakan waktu hingga sekitar 20-30 menit.

14. Jika sudah, pc kamu akan otomatis melakukan restart. PENTING!! Saat melakukan proses restart dan sudah muncul logo merk PC/laptop kamu langsung cabut flashdisknya !! Atau proses instalasi akan kembali diulang. Ribet kan kalau ngulang lagi hehe.
15. Tunggu proses restart hingga lebih kurang 10 menit , jika sudah maka akan kembali otomatis restart kembali. Setelah itu , kamu akan kembali lagi dihadapkan dengan pilihan serial. Wah-wah, ngotot bener ya pihak microsoftnya.
16. Pilih saja do this later lalu akan diarahkan ke menu settings. Pilih tombol Use Express Settings agar nggak ribet lagi hehe. Tunggu sebentar hingga proses automatic settings selesai.

17. Selanjutnya, ada lagi pertanyaan “Who owns this PC?” Pilih saja I own it lalu next.

18. Sekarang, kamu akan diminta login dengan microsoft account. Cukup di skip aja, kalau mau login cukup dilakukan nanti setelah semuanya selesai.

19. Di bagian Create User Accounts, isikan nama kamu dan juga password. Jika tidak mau berpassword, cukup kosongkan saja lalu next.

20. Tunggu loading sebentar, lalu kamu akan diarahkan ke dalam Windows.

21. Selesai !

Semoga Bermanfaat :)

Windows 10 Pro Final Full Version

PakdheBayu | Download Windows 10 sekarang juga. Setelah beredar rumor rilisnya windows 10, kini kita sudah merasakan keistimewaan dari Windows 10 Pro Final lebih cepat dari jadwal sebenarnya. Seharusnya, Windows 10 Pro Final ini baru dirilis sekitar tanggal 29 nanti. Namun sekarang sobat sudah bisa mendownload Windows 10 disini beserta aktivasinya. Windows 10 Pro Final memiliki fitur yang cukup menarik, dimulai dari performa bootingnya yang cukup cepat hingga proses selama pemakaiannya yang lebih smooth membuat kita lebih betah menggunakan PC.  Selain itu, kembalinya fitur start menu di Windows 10 juga telah dinanti-nantikan oleh para windows user.

Windows 10 Pro Final juga memiliki kemampuan Multiple Desktop. Sobat dapat menciptakan beberapa desktop dan mengisinya sesuai dengan kegiatan yang ingin dilakukan. Sebagai contoh, sobat membuka desktop pertama dengan aplikasi browser, download manager dan torrent, lalu sobat menciptakan desktop kedua dan membuka aplikasi Office (Word, Excell, PowerPoint dan lain sebagainya), desktop ketiga sobat membuka aplikasi pengolah gambar (Photoshop, Paint) dan seterusnya. Windows 10 Pro Final sangat cocok bagi para users Personal karena Windows 10 Pro Final ini memang telah didesign sedemikian rupa untuk memanjakan para users personal dalam bekerja sebagai developers ataupun designers semua bisa dilakukan.

Download Windows 10 Single Link :
Aktivator Windows 10 :
Password : www.pakdhebayu.blogspot.com

Note : Untuk cara installnya, kamu dapat mount file .iso-nya, kemudian install langsung melalui Windows. Atau bisa juga menggunakan metode flashdisk, kemudian install melalui Bios.

Mau tau Cara Install Windows 10 ? Klik disini !

Cara Aktivasi Windows 10 Enterprise :
  • Pastikan Windows 10 kamu sudah terinstall dengan baik
  • Download KMS Auto Lite melalui link di atas
  • Ekstrak file yang sudah kamu download tadi dengan WinRAR
  • Jalankan KMSAuto.exe, kemudian klik Activate Windows
  • Tunggu sampai muncul tulisan Completed
  • Selesai!
Aktivasi Windows 10nya gagal? Cobain cara ini !!

Minimum System Requirements :
  • Processor: 1 GHz (gigahertz) or faster processor or SoC
  • RAM: 1 GB (gigabyte) for 32-bit (x86) or 2 GB for 64-bit (x64)
  • Hard Disk Space: 16 GB for 32-bit OS or 20 GB for 64-bit OS
  • Graphics Card: DirectX 9 or later with WDDM 1.0 driver
  • Display Screen Resolution: at least 1024×600
  • Microphone: for Cortana use (optional)
Review Windows 10 Pro

Sedikit berbagi review untuk Windows 10 Pro ini, mungkin ini bisa dijadikan referensi bagi sobat yang bingung dan tertanya-tanya apa-apa saja yang baru di Windows 10 dan apa perbedaan Windows 10 Pro dan Windows 10 Enterprise. Sedikit basa-basi, Windows 10 ini merupakan windows terbaru saat ini dan menurut kabar ada yang mengatakan windows yang satu ini adalah versi terakhir dari windows. Hmmm, belum pasti juga sih namun kita tunggu saja kejelasannya. Menurut sejauh mata memandang, bisa kita lihat Windows 10 ini diliris dengan warna dominan biru gelap bercampur kehitaman. Tampaknya warna ini hampir mengikuti style sang kakek, Windows XP.

Dari segi tampilan, pihak Microsoft pun sepertinya sudah mulai mengikuti gaya design Google yang dikenal dengan Material Design? Apakah itu? Bisa dikatakan, material design merupakan teknik design yang bersifat sederhana. Jika dulunya orang lebih suka yang lebih berwarna-warni, kini beberapa developer sudah mulai pindah dan beranjak ke style Material Design. Jadi, bisa dikatakan juga bahwa Material Design windows ini sangat dominan akan flat design. Dimana seluruh komponen dan window akan berbentuk layaknya kumpulan kotak-kotak yang tersusun rapih.

Berikut adalah beberapa bagian yang akan saya bahas mengenai kelebihan Windows 10 dibanding yang lainnya :
  • Fast Booting – Yap, ini adalah hal awal yang saya sukai dari Windows 10. Bahkan, selama menggunakan windows dari versi Windows XP, mungkin versi windows yang satu ini adalah yang tercepat. Bahkan hampir mengimbangi kecepatan boot jika OS sobat diinstall di SSD. Dengan performa dan kecanggihan engine Windows 10, proses startup PC kamu akan menjadi lebih cepat.
  • Perfomance Task Manager – Untuk bagian ini, bisa saya akui sekali lagi bahwa apapun program yang saya install di Windows 10 ini terasa lebih ringan dan smooth. Bahkan, aplikasi berat yang biasa diinstall di Windows 7 kini terlihat lebih sedikit memakan memory dan penggunaan CPU perfomance. Hmm, mungkin saja pihak Windows 10 sudah menerapkan sistem chacing process agar segala proses bisa lebih smooth.
  • Smooth in Game Mode – Buat kamu para pecinta game alias para gamers jangan takut game yang biasa kamu mainkan menjadi tidak work saat menggunakan Windows 10. Game-game yang biasa dimainkan seperti Point Blank, PES , dll pun worked loh di Windows 10. Bahkan, lebih smooth dan tidak berat dibanding saat menggunakan Windows 7. Yap, kembali akibat performa Windows 10 yang sangat minim akan penggunaan CPU.
  • Mailers – Tahu Microsoft Outlook ? Tampaknya fitur-fitur dan keunggulan dari software tersebut akan digantikan oleh Mailers bawaan Windows 10. Disini, tampilan mailers akan tampak lebih bagus dan smooth jadi sobat akan merasa lebih nyaman dalam menerima serta membaca email.
  • Edge Browser – Ini dia nih yang ditunggu-tunggu para Developers. Browser bawaan Internet Explorer yang biasa menjadi musuh para Web Developer telah berganti menjadi Microsoft Edge. Sejauh ini, tampaknya browser yang satu ini sudah support dengan beberapa fitur CSS terbarukan sehingga tampilan web yang kamu kunjungi dengan IE tidak akan kacau lagi.
  • Start Menu – Buat kamu pengguna Windows 8 tentunya sangat kangen bukan dengan tombol yang satu ini? Setelah banyak mendapat feedback windows 8, kini pihak microsoft sudah merealisasikan kembali keinginan para usernya. Start menu di Windows 10 kembali hadir dengan sistem gabungan style windows 7 dan 8 dimana pada bagian kiri terdapat list program dan sebelah kanan merupakan list features dan utilities.
Dan Masih banyak lagi yang belum dibahas. Silahkan dicoba langsung gan :D
Lalu, apa sih perbedaan Windows 10 Pro dan Windows 10 Enterprise ? Nah, bisa dikatakan tidak ada perbedaan yang mencolok. Secara kasar, Windows 10 Pro dirancang performanya untuk kamu para penggiat dan pengguna sehari-hari secara personal. Jadi, fitur yang akan kamu dapatkan untuk Windows 10 Pro sudah cukup ya seputar keseharian. Namun, berbeda dengan Windows 10 Enterprise yang dirancang untuk kebalikannya. Versi windows yang satu ini sangat cocok bagi para perusahaan dan untuk kalangan business. Perbedaan fiturnya mungkin seputar Applocker, direct access dan juga virtualisasi jadi menurut saya fitur-fitur ini akan lebih cocok jika dijadikan server.

Semoga Bermanfaat :)